Selasa, 30 September 2014
JURUS AMAN MENGATUR UANG
Supaya hidup Anda tetap enak, berikut adalah jurus ampuh versi Mike Rini untuk mengatasi ketimpangan antara pendapatan dan pengeluaran Anda.
- Biasakan untuk membuat anggaran (budget) pengeluaran, 2 atau 3 hari sebelum gajian.Tulis berapa pemasukan yang akan Anda terima dan di bawahnya secara berurutan pengeluaran yang akan Anda lakukan. Kurangi pendapatan dengan pengeluaran. Jika hasilnya nol atau surplus, maka belanjalah dengan panduan budget tersebut. Dan jika hasilnya defisit, maka kurangi pengeluaran-pengeluaran, sampai selisihnya jadi nol. Dengan melakukan simulasi budget, Anda akan mendapat gambaran serta panduan untuk menggunakan uang sesuai dana yang tersedia. Tanpa anggaran, maka pembelanjaan akan cenderung dilakukan sembarangan.
- Bayar semua pembelanjaan Anda secara tunai. Stop acara menggesek kartu kredit untuk belanja apapun –jika bukan untuk keperluan kantor yang bisa di-reimburse dengan cepat.
Supaya jurus ampuh Anda benar-benar mumpuni, persenjatai juga dengan langkah-langkah seperti berikut:
- Mulai kebiasaan berinvestasi.
Berinvestasi membuat Anda memiliki tujuan dari penggunaan uang, dan hasil investasi benar-benar dapat terlihat dari aset yang berhasil diakumulasi. Langkah ini membuat Anda lebih menghargai uang dan mengarahkannya kepada pencapaian tujuan keuangan di masa depan.
- Biasakan untuk membuat anggaran belanja bulanan.
Membuat anggaran hanya perlu waktu singkat namun sangat bermanfaat karena mampu memberikan Anda gambaran. Anggaran juga memberi batasan pada apa saja pembelanjaan yang akan Anda lakukan dan berapa jumlahnya, sehingga Anda tetap stay on track.
- Batasi cicilan utang bulanan. Kewajiban cicilan utang bulanan seperti cicilan rumah, cicilan mobil, cicilan barang kreditan, dan cicilan kartu kredit, jika ditotal semuanya sebaiknya tidak melebihi 30 % dari penghasilan bulanan. Logikanya, kalau cicilan utang bulanan terlalu besar, gara-gara terlalu bernafsu mengambil pinjaman yang kelewat besar, Anda akan kesulitan membayarnya.
- Miliki dana cadangan atau emergency fund.
Bentuklah tabungan atau deposito sejumlah 3-6 kali pengeluaran keluarga perbulan untuk mengantipasi pengeluaran tak terduga akibat musibah atau bencana yang menyebabkan tejadinya pengeluaran atau kerugian financial. Dengan demikian, hal itu tidak akan mengganggu arus kas bulanan.
LIKE & SHARE
Sumber : www.menshealth.co.id
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar